Dia adalah sempurna,mengejarnya bagiku adalah hal yang biasa
Dia adalah sempurna, mengikutinya bagiku adalah sesuatu yang maklum.
Dan dia adalah sempurna, memujanya bagiku adalah sesuatu yang lumrah.
Aku mencintainya seperti bayangan yang mencintai bendanya.
Yang tak pernah terpisah walau tak pernah bisa bersama.
Yang diam-diam menjadikannya tujuan untuk terus ada dan nyata.
Aku tau aku bodoh. Tapi aku tak peduli. Aku tak peduli. Aku menutup mata, telinga, dan segala indra demi terus bersamanya.
Karena yang ku tau, hanya dialah satu-satunya orang yang tersisa.
Diantara banyaknya orang yang terus memunggungiku, dialah yang tetap tinggal.
Hinggasampai akhirnya dusta yang menguak semuanya.
Yang memberi tahuku kalau dia tidak benar-benar tinggal disisiku.
reveredback
Tidak ada komentar:
Posting Komentar