Jumat, 26 Desember 2014

aku berharga

terima kasih pada dusta yang telah membuka mataku selebar lebarnya,terima kasih pada dusta yang telah menajamkan telingaku setajam tajamnya,dan terimakasih untuk segala dusta yang telah membuatku sadar kalau aku terlalu mencintai sampai aku lupa untuk mencintai diriku sendiri.

karena mencintainya aku lupa dengan nafasku.karena mencintainya aku lupa dengan desiran darah dalam tubuhku,karena mencintainya,aku lupa dengan pompaan dalam jantungku,karena mencintainya pula aku lupa dengan hidupku,impian ku,tujuanku,bahkan jati diriku.

aku lupa segala galanya sampai aku tak mengenali diriku sendiri,karena terlalu sibuk memikirkannya,aku sampai lupa  bercermin dan menilai betapa betapa berharganya diriku untuk selalu merendah demi dicintai olehnya yang sempurna.

aku berharga,aku berharga dan sekali lagi ku katakan kalau aku berharga.walau tidak ada yang menilainya begitu,setidaknya aku bisa menilainya sendiri,walaupun tidak ada yang mengucapkannya begitu namun setidaknya aku bisa mengucapkannya sendiri.

aku berharga tuhan,aku tau itu.
aku berarti untuk diriku sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar